Tulisan ini adalah menggambarkan pelaksanaan Pendidikan Kewargaan (Civic Education) di STAIN Pontianak, dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas, maka diperoleh kesimpulan yaitu (1) secara substansial, program Pendidikan Kewargaan (Civic Education) di perguruan tinggi yang dijadikan sebagai wahana pendidikan berdemokrasi dan penumbuhan kultur demokratis di Indonesia dirasakan manfaat dan efektif. Bersandar pada pandangan ini, maka demi terciptanya hasil yang optimal dan idealnya sebuah kajian pengembangan kurikulum, maka ini perlu dilanjutkan di masa yang akan datang dan dikembangkan; dan (2) Secara sosio-pedagogis, komponen- komponen pembelajaran seperti dosen dan materi Pendidikan Kewargaan (Civic Education) perlu ditingkatkan mutunya seperti melalui seminar, workshop, lokakarya dan sebagainya. Sedangkan mengenai komponen sarana pendukung pembelajaran, perlu mendapatkan perhatian dari instansi terkait, terutama dalam hal penyediaan sarana pendukung pembelajaran yang baik dan efisien
Copyrights © 2011