Dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap realitas pencapaian tujuan pendidikan nasional di Indonesia, terutama sekali berkenaan dengan usaha menciptakan manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada kenyataannya dirasakan adanya ketimpangan; unsur keimanan tampaknya kurang mendapat perhatian, sehingga pendidikan nasional banyak terfokus pada pendidikan iptek saja, padahal iptek sendiri punya watak yang kadang-kadang kontradiksi dengan pendidikan keimanan. sebagai tujuan pendidikan keimanan kepada Allah adalah bagian fundamental tujuan pendidikan Islam. Ada tiga dimensi keimanan yaitu: mengetahui dan mempercayai Allah (kognisi), menyenangi atau mencintai Allah (afeksi), dan melakukan atau mempraktikkan apa yang diperintahkan dan meninggalkan yang dilarang Allah sebagai unsur pengabdian kepada-Nya (psikomotor). Proses pendidikan keimanan kepada Allah, dimulai dengan memperkenalkan Tuhan sebagai Rabb, kemudian Allah, dan Ilah pada tahap yang terakhir.
Copyrights © 2019