Tujuan penelitian untuk megetahui konsentrasi dan frekuensi MOL bonggol pisang yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dan serta ada tidaknya interaksi antara kedua faktor yang dicobakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor konsentrasi MOL bonggol pisang yang terdiri dari tiga taraf yaitu control, 10 cc per plot-1, dan 20 cc per plot-1 dan faktor frekuensi MOL bonggol pisang juga sebanyak tiga taraf yaitu ada plot yang diberikan 1 minggu sekali, 2 minggu sekali, dan 3 minggu sekali, dengan 3 ulangan sehingga menghasilkan 9 kombinasi dan 27 plot perlakuan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, berat biji per plot, persentase polong hampa, dan persentase polong bernas. Konsentrasi MOL bonggol pisang berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 25 HST, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 39 HST, dan umur 53 HST, berat biji per plot, presentase polong hampa, dan presentase polong bernas tidak berpengaruh nyata, dan pengamatan 25 dan 39 HST, yang terbaik di jumpai pada perlakuan K2 (20 cc plot-1). Frekuensi MOL bonggol pisang tidak berpengaruh nyata terhadap parameter yang diamati. Tidak terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi dan frekuensi MOL bonggol pisang terhadap semua prameter yang diamati.Kata kunci : MOL (Mikroorganisme lokal) bonggol pisang, konsentrasi, frekuensi dan kedelai
Copyrights © 2020