Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan Non-tunai kepada keluarga miskin yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat (KPM). PKH merupakan program yang berbasis keluarga miskin sehingga yang menjadi sasaran utama adalah keluarga yang tidak mampu secara ekonomi. Pemilihan pemberian kelayakan bantuan PKH di Desa Bulumario Kecamatan Sipirok tersebut masih manual dan memerlukan waktu yang lama dalam mengambil keputusan. Maka dari itu untuk menyelesaikan masalah tersebut penulis memilih untuk menyelesaikan nya dengan membuat sistem pendukung keputusan dengan metode Multi Attibute Utility Theory (MAUT). SPK merupakan sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan dan pemanipulasian data. Metode MAUT digunakan untuk merubah dari beberapa kepentingan kedalam nilai numerik dengan skala 0-1 dengan 0 mewakili nilai terburuk dan 1 nilai terbaik. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat merekomendasikan pemberian kelayakan bantuan PKH pada Desa Bulumario Kecamatan Sipirok berdasarkan kriteria yang ditentukan dengan menggunakan metode MAUT. Dilakukan uji coba dengan memasukkan sampel data sebanyak 15 calon peserta PKH. Dengan adanya sistem pendukung keputusan dapat memberikan rekomendasi pemberian kelayakan bantuan PKH berdasarkan ranking, dari 15 calon peserta PKH terdapat 10 calon peserta PKH dengan ranking terbesar yaitu Berlin Siregar (A11) dengan nilai akhir 0,72348, Juriana (A10) dengan nilai akhir 0,61295, Masra (A4) dengan nilai akhir 0,38268, Der Hutasuhut (A7) dengan nilai akhir 0,35765, Gabena Rambe (A12) dengan nilai akhir 0,28136, Herlina (A1) dengan nilai akhir 0,19963, Isni Rambe dan Rawati (A13,A3) dengan nilai akhir 0,10132, Salmina Harahap (A9) dengan nilai akhir 0,04209, Elli Dalimunte (A5) dengan nilai akhir 0,04192.
Copyrights © 2021