Sakina: Journal of Family Studies
Vol 4 No 2 (2020): Family Issue

Tradisi Pengembalian Mahar dan Seserahan Mantan Istri Setelah Terjadinya Perceraian Prespektif ‘Urf

Syahrotul Aini (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2020

Abstract

Artikel ini fokus pada tradisi pengembalian mahar dan benghiben (seserahan) yaitu tradisi yang sudah berlangsung lama di mana ketika suami istri memutuskan untuk bercerai, maka istri harus mengembalikan mahar dan benghiben (seserahan) tersebut. Di mana jika suami mentalak istrinya ba’da dukhul maka dikembalikan seluruhya, jika suami mentalak istrinya maka dikembalikan separuhnya saja. Oleh karena itu hal inilah yang menjadi unik dari penelitian ini, masyarakat tidak menjadikan tradisi ini sebagai suatu aturan hukum di desa Jaddih, namun menjadi perkara yang lumrah untuk dilakukan. Penelitian ini membahas tekhnik pengembalian mahar dan benghiben (seserahan) ketika suami mentalak istri qabla dukhul dan ba’da dukhul dan implementasi pengembalian mahar dan benghiben (seserahan) prespektif ‘Urf. Jenis penelitian yang digunakan adalah empiris dengan menggunakan pendekatan prespektif ‘Urf. Hasil penelitian adalah hukum Islam terhadap tradisi pengembalian mahar dan benghiben (seserahan) prespektif ‘Urf di desa Jaddih disebut ‘Urf Amali dan ‘Urf khusus dan termasuk ‘Urf al-Fasidah. Sehingga tradisi pengembalian mahar dan benghiben (seserahan) masyarakat sebaiknya mengubah kebiasaan tersebut sesuai yang di ajarkan syari’at Islam.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jfs

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Journal of Family Studies merupakan sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari riset-riset mahasiswa di bidang hukum keluarga dengan berbagai aspek dan ...