Merebaknya pandemi covid-19 ditengah masyarakat dunia tidak dapat dipandang sebelah mata. Pasalnya, virus yang membawa dampak serius terhadap kesehatan bahkan kematian telah berhasil memporak porandakan perekonomian dunia. Indonesia, sendiri sampai November 2020 tercatat telah masuk ke jurang resisi hingga pertumbuhan ekonomi -2,9% akibat covid-19. Angka ini semakin terlihat akan tingginy tingkat PHK di beberapa perusahaan di Indonesia. Gresik, salah satu kota industri di Indonesia telah mencatat adanya lebih dari 1000 pekerja telah dirumahkan. Semakin membengkaknya pengangguran di Gresik membuat pemerintah harus ekstra kerja keras membantu permasalahan masyarakat. Namun beban akan ketidakberdayaan masyarakat ini tidak serta merta bisa dilimpahkan semua ke pemerintah. Kendati pemerintah yang masih sangat sibuk dengan kasus covid-19 yang tak kunjung terselesaikan. Pengabdian Masyarakat yang diusulkan oleh tim Teknik Industri UMG mengambil tema Budidaya Ikan dalam ember (Budikdamber) yang lebih dikenal dengan sebutan aquaponik. Konsep Budikdamber sendiri yakni menyatukan tanaman dan ikan dalam ember, sehingga menghasilkan simbiosis mutuallisme yang sangat menguntungkan kedua belah pihak. Sasaran objek penelitian ini akan dilakukan di Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik (TI-UMG) dengan memberikan undangan kepada warga Yosowilangun Gresik khususnya kelompok PKK dan yayasan Yatim Mandiri. Alasan kenapa pembekalan lebih dipilih ke kelompok PKK dan Yatim Mandiri, tak lain karena PKK merupakan kumpulan ibu-ibu rumah tangga dimana kemungkinan disini akan ada beberapa dari kepala keluarganya yang di PHK. Dan Yayasan Yatim Mandiri disini untuk mensupport dalam peningkatan kemandirian perekonomian kelompok yatim piatu.
Copyrights © 2022