JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022

The Analysis Of The Number Of Lactobacillus Bifidus On Infants Initiated Early Breastfeeding And Feeded With Breast Milk

Musfira Dahlan (Program Studi Ilmu Kebidanan, Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar)
Wardihan Sinrang (Program Studi Ilmu Kebidanan, Sekolah Pasca Sarjana, Unhas, Makassar)
Suryani As’ad, (Departemen Gizi, Fakultas Kedokteran, Unhas, Makassar)
Nilawati Usman (Program Studi Ilmu Kebidanan, Sekolah Pasca Sarjana, Unhas Makassar)
Mardiana Ahmad (Program Studi Ilmu Kebidanan, Sekolah Pasca Sarjana, Unhas Makassar)
Muh. Nasrum Massi (Departemen Mikroniologi,Fakultas Kedokteran, Unhas, Makassar)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2021

Abstract

Latar Belakang Menurut World Heath Organization (WHO) pada tahun 2016, tingkat cakupan menyusui secara eksklusif di dunia adalah sekitar 38 % diatas normal. Hasil survey Riskesdes tahun 2018, di Indonesia cakupan IMD sebesar 58,2 %, mengalami peningkatan dari data Riskesdes di tahun 2013 dengan tambahan 34,5 % (Fauziandari 2019). Daerah yang paling banyak pelaksanaan IMD secara dini adalah Sulawesi Barat (88,49%), dan daerah yang paling banyak mengalami penurunan adalah Maluku (23,18%).Tujuan mengidentifikasi pengaruh pemberian IMD dan pemberian ASI selama satu minggu terhadap jumlah Lactobacillus bifidus pada bayi.Metode Quasy Eksperimen pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2021 yang dilaksanakan puskesmas wilayah Kota Makassar (Puskesmas Antang Perumnas, Puskesmas Kassi- Kassi, Puskesmas Bara Barayya dan di Puskesmas Jumpandang Baru).Sampel yang diperoleh sebanyak 32 sampel, dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok 1 untuk bayi IMD dan diber ASI selama satu minggu dan kelompok 2 untuk bayi IMD dan pemberian ASI nya tidak berhasil dalam satu minggu untuk menganalisis jumiah Lactobacilfus bifidus pada feses bayi digunakan analisis statistk menggunakan uji Mann Whtney.Hasil penelitian nilai rata-rata jumah Lactobacilius Bifidus bayi yang diberi ASI selama satu mnggu sebesar tx 10 dan pada bayi yng tidak mendapatkan ASI penuh selama satu minggu sebesar x O karena hasil uj Mann Whitney mendapatkan nijar p-0039 (p-VALUE <0,05)Kesimpulan terdapat pengaruh IMD dan pemberian ASi terhadap jumlan Lacfobaclirs bificus pada bayıSaran dapat dilakukan penilaian jumlah lactobacallus bifidus berdasarkan status gizi ibu, dan penelitian selanjutnya terkait analisis jumlah Lactobacillus Bifidus bisa dilakukan pada balita. Kata Kunci : ASI,Inisiasi Menyusu Dini, Lctobacillus Bifidus ABSTRACT Background from the World Heath Organization (WHO) in 2016, the level of exclusive breastfeeding coverage in the world is around 38% above normal. The results of the Riskesdes survey in 2018, in Indonesia the EIB coverage was 58.2%, an increase from the Riskesdes data in 2013 with an additional 34.5% (Fauziandari 2019). The area with the most early Early Initiation of Breastfeeding (EIB) implementation was West Sulawesi (88.49%), and the area that experienced the most decline was Maluku (23.18%).Purpose to know the effect of giving EIB and breastfeeding for one week on the number of Lactobacillus bifidus in infants.Methods used the Quasy Experiment method from March to June 2021 which was carried out by the Makassar City Health Center (Puskesmas Antang Perumnas, Puskesmas Kassi-Kassi, uskesmas Bara Barayya and at Puskesmas Jumpandang Baru). The samples obtained were 32 samples, divided into two groups, namely group 1 for EIB infants and breastfed for one week and group 2 for EIB infants and their breastfeeding was not successful in one week to analyze the amount of Lactobacilfus bifidus in the baby's feces using statistical analysis using the Mann Whitney test.Results of the study the average value of the Lactobacilius Bifidus number of infants who were breastfed for one week was tx 10 and in infants who did not get full breast milk for one week was x O because the results of the Mann Whitney test got a value of p-0039 (p-VALUE < 0.05)Conclusion is that there is an effect of EIB and breastfeeding on the number of Lacfobaclirs bificus in infants.Suggestions can be done to assess the amount of Lactobacillus bifidus based on the nutritional status of the mother, and further research related to the analysis of the amount of Lactobacillus Bifidus can be carried out on toddlers. Keywords: Breast Feeding, Early Initiation of Breastfeeding, Lctobacillus Bifidus 

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

kebidanan

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini ...