Kondisi tempat sampah yang sudah penuh namun dipaksakan untuk menampung dan tidak segera diangkut dapat menimbulkan berbagai masalah seperti lingkungan menjadi kotordan menyebabkan pencemaran lingkungan. Tempat sampah yang belum bisa mendeteksi ketinggian sampah, membuat petugas kebersihan harus melakukan pengecekan secara berkala dan mengalami kesulitan dalam memonitoring tempat sampah. Saat ini telah berkembang Internet of Things (IoT). Manfaat yang didapatkan dari konsep IoT ialah pekerjaan yang dilakukan bisa menjadi lebih cepat, mudah dan efisien. Universitas Muhammadiyah Tangerang masih memiliki tempat sampah yang konvensional. Untuk itu dibutuhkan tempat sampah pintar yang penutupnya dapat terbuka dan tertutup secara otomatis, dapat mengirim data dan memonitoring ke petugas sampah. Tujuan penelitian ini adalah membantu kampus dalam mengatasi permasalahan sampah yang lebih efektif dan efisien pada Era Industri 4.0 yaitu dengan merancang sebuah aplikasi Smart trash bin monitoring System berbasis internet of things. Untuk mendukung aplikasi tersebut diperlukan NodeMcu dan Arduino Uno sebagai mikrokontroler, sensor ultrasonic (HCSR-04) dan motor servo untuk menjadi penggerak penutup tempat sampah, sensor ping dan aplikasi untuk memperoleh data ketinggian sampah yang diteruskan ke petugas sampah. Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan waterfall model serta digambarkan dalam Unified Modeling Language sehingga dapat menjadi indikator tempat sampah sudah atau belum penuh.
Copyrights © 2021