Stroke Iskemik adalah tanda klinis disfungsi atau kerusakan jaringan otak yang disebabkan kurangnya aliran darah ke otak karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah otak sehingga mengganggu kebutuhan darah dan oksigen di jaringan otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dan penggunaan obat stroke pada pasien stroke iskemik yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian non ekperimental dengan rancangan analisis deksriptif menggunakan data rekam medik yang dikumpulkan secara retrospektif dan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 110 pasien. Pemilihan sampel penelitian dilakukan dengan rancangan non probability sampling menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pasien stroke iskemik tertinggi berdasarkan jenis kelamin adalah laki-laki (59,09%), berdasarkan usia adalah kelompok usia 41-65 tahun (70,00%), berdasarkan pendidikan terakhir adalah SMA atau sederajat (20,00%) dan berdasarkan pekerjaan adalah pegawai swasta (40,00%). Obat yang paling banyak digunakan pada terapi stroke iskemik adalah obat golongan aktivator serebral dan vasodilator perifer yaitu obat citicolin (82,73%) dengan dosis obat 500 mg dan lama pengobatan yang paling banyak terjadi pada hari ke 5 – 10 hari (56,37%).
Copyrights © 2016