Demam tifoid merupakan penyakit endemik yang termasuk dalam masalah kesehatan di negara berkembang termasuk di Indonesia. Penyakit ini merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Salmonella typhi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dan penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid dibeberapa Rumah Sakit di Samarinda. Metode yang digunakan adalah metode analisis secara deskriptif. Pemilihan sampel penelitian dilakukan dengan rancangan probability sampling menggunakan teknik cluster sampling. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pasien demam tifoid tertinggi berdasarkan jenis kelamin adalah laki-laki (52,22 %), berdasarkan usia adalah kelompok umur 18-40 tahun (80 %), berdasarkan pendidikan adalah SD (42,68%) dan berdasarkan pekerjaan adalah swasta (46,43%). Penggunaan antibiotik terbanyak pada sefalosporin generasi ketiga yaitu seftriakson (52,22 %).
Copyrights © 2016