Tujuan penelitian ini adalah menguji perbedaan antara pengaruh laba akuntansi, nilai buku, dan ukuran perusahaan terhadap abnormal return saham sebelum dan sesudah mengadopsi IFRS. Laba akuntansi diukur dengan laba bersih sebelum extraordinary items dan discontinued operations, nilai buku diukur dengan aset bersih, ukuran perusahaan diukur dengan log total aset. Penelitian ini menggunakan data perusahaan yang terdaftar di Pasar Saham Malaysia yang melakukan perubahan penggunaan standar akuntansi 2010-2014. Jumlah sampel akhir yang digunakan 194 perusahaan. Metode statistik yang digunakan adalah Chow Test. Hasil penelitian menyebutkan adanya perbedaan secara signifikan antara pengaruh nilai buku, laba akuntansi, dan ukuran perusahaan terhadap abnormal return saham perusahaan di Malaysia sebelum dan setelah konvergensi IFRS. Artinya, terdapat peningkatan relevansi nilai setelah adopsi IFRS.
Copyrights © 2017