Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Vol 1 No 3: Desember (2021)

Penerapan Edukasi Hukum kepada Masyarakat terhadap Bahaya Minuman Keras Beralkohol di Kota Kendari

AYU LESTARI DEWI (Unknown)
Muhammad Tahir (Universitas Sulawesi Tenggara)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2021

Abstract

Fenomena maraknya perdagangan minuman beralkohol merupakan hal yang sering ditemukan khususnya di Indonesia. Umumnya hal ini terjadi beberapa karena kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang menekan produksi minuman beralkohol legal. Penerapan kebijakan pelarangan beredarnya minuman beralkohol sangat jelas bertujuan  untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai dan pola hidup sehat serta meminimalisir tingkat kriminalitas sebagai dampak dari konsumsi alkohol yang menjadi pengaruh besarnya tingkat kriminalitas yang terjadi. Efektifitas hukuman sebagai pemberian efek jera baik kepada pengonsumsi maupun kepada penjual dan produsen. Karena itu dibutuhkan cara represif, preventif dan pre-emtif dalam pengedukasian mengenai bahaya minuman keras, tidak dengan serta merta memberi hukuman dengan tujuan efek jera tetapi lebih mengedepankan edukasi hukum mengenai nilai-nilai yang seharusnya ditaati dan hal yang perlu dihindari khususnya ketika berbicara tentang bahaya minuman keras beralkohol mengenai dampak dan efek sampingnya baik bagi kesehatan maupun bagi lingkungan sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris yaitu suatu pendekatan melalui penelahan dilapangan yang  dilakukan untuk mengetahui hukum dalam kenyataan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

ajsh

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, ...