JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer)
Vol 6, No 1 (2022): ReBorn - February 2022

KLASTERISASI NOMINASI PENERIMA BANTUAN SOSIAL MENGGUNAKAN METODE TECHNIQUE ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION

Tri Prabawa Marto Soetrisno (UTDI)
Dison Librado (Universitas Teknologi Digital Indonesia)



Article Info

Publish Date
21 Feb 2022

Abstract

Program Bantuan Langsung Tunai bagi masyarakat yang bersumber dari Dana Desa adalah program pemerintah untuk mengurangi beban masyarakat miskin dan rentan miskin dari dampak pandemi COVID-19.  Khususnya masyarakat miskin dan rentan miskin yang belum menerima bantuan dari skema jaminan kesejahteraan sosial lainnya. Persoalan timbul ketika banyaknya calon penerima bantuan sosial tidak sebanding dengan banyaknya kuota bantuan sosial yang tersedia, sehingga perlu dipilih nominasi penerima bantuan yang layak dan tepat sasaran. Penggunaan sistem pendukung keputusan dengan metode  TOPSIS dapat dipandang sebagai alternatif dalam penyelesaian masalah ini, sehingga peyaluran bantuan sosial dapat berjalan dengan baik, efektif dan tepat sasaran. Data calon penerima bantuan sebagai alternatif penerima diolah berpedoman pada 14 kriteria warga atau masyarakat miskin menurut versi Badan Pusat Statistik. Dari hasil pengolahan data calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun 2020, diperoleh hasil nilai preferensi tertinggi 0.68435 dan nilai preferensi terendah 0,25321, dan reratanya 0,49676 dari sampel data sebanyak 204 kepala keluarga.  Dari banyak sampel tersebut, jika diambil rangking 25, 50, 100, 150, dan 200 terbesar menunjukkan bahwa distribusi tingkat kemiskinan penduduk tidak merata, sehingga perlu adanya kebijakan pemerintah kelurahan untuk penanggulangan kemiskinan lebih spesifik.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jiko

Publisher

Subject

Computer Science & IT

Description

JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) is a scientific journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat of Universitas Teknologi Digital Indonesia (d.h STMIK AKAKOM) Yogyakarta, Indonesia. First published in 2016 for a printed and online version. We receive original research ...