JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer)
Vol 6, No 1 (2022): ReBorn - February 2022

APLIKASI SISTEM INFORMASI DATA PETANI DENGAN OPTICAL CHARACTER RECOGNITION BERBASIS ANDROID

Nurlatif Ardhi Pratama (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Feb 2022

Abstract

Aplikasi Sistem Informasi Data Petani (SiTani) adalah salah satu aplikasi yang digunakan untuk mempermudah proses pengelolaan data. Tanpa adanya data petani yang akurat pemerintah sulit untuk mengambil keputusan yang tepat seperti menyalurkan bantuan pupuk kepada petani aktif. Kendala yang dihadapi oleh aplikasi SiTani adalah pendataan data petani masih dilakukan pencatatan secara manual yang dilakukan oleh kelompok tani dan petugas pertanian tanpa adanya alat bantu untuk mempercepat proses pendatataan data petani, hal ini menyebabkan proses pendataan petani memakan waktu yang cukup lama untuk dapat menginputkan seluruh data secara valid, sulit untuk melakukan pembaharuan data dan cukup banyak kekeliruan pada data yang telah diinputkan. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan aplikasi SiTani, yaitu suatu aplikasi berbasis Android dengan menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR) sehingga dapat mempermudah serta mempercepat proses penginputan dan pengolahan data Petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Waterfall yang terdiri dari Tahap Requirement Analysis (Analisis), Tahap Software System Design (Desain Sistem), Tahap Implementation (Imeplementasi), Tahap Testing (Pengujian) dan Tahap Maintenance (Pemeliharaan). Hasil dari pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Data Petani (SITani) dengan Optical Character Recognition (OCR) menunjukan bahwa  aplikasi ini mempermudah proses pengelolaan data pada Gapoktan amanah sebanyak 59,3 %

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jiko

Publisher

Subject

Computer Science & IT

Description

JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) is a scientific journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat of Universitas Teknologi Digital Indonesia (d.h STMIK AKAKOM) Yogyakarta, Indonesia. First published in 2016 for a printed and online version. We receive original research ...