Islam yang besifat rahmatan lil ‘aalamiin (kebaikan bagi seluruh alam) mempunyai worldview yang berbeda dengan yang lainnya, termasuk dalam permasalahan ekonomi, artikel ini mengangkat tema bagaimana pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan dalam Islam. Artikel penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan sumber utama berasal dari al-Qur’an, Hadis dan buku-buku yang terkait dengan pertumbuhan dan kesejahteraan ekonomi dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya dalam ekonomi Islam dan ekonomi konvensional mempunyai pijakan yang berbeda sehingga menghasilkan turunan pemikiran yang berbeda. Pertumbuhan ekonomi tidak hanya mengejar kebaikan di dunia tetapi juga (bahkan yang utama) kebaikan di akhirat. Konsep kesejahteraan dalam pandangan Islam sangat menjunjung tinggi visi rahmatan lil 'aalamiin. Seorang Muslim disebut sejahtera jika mampu memakmurkan umat manusia dan seluruh alam, yang mungkin berbeda dengan konsep lain mengeksploitasi sumber daya alam sehingga menimbulkan bencana dan ketimpangan dunia.
Copyrights © 2019