Kesehatan bank merupakan salah satu tolak ukur kondisi perbanakan saat ini baik itu perbankan umum maupun perbankan umum syariah. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis tingkat kesehatan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah dengan metode RGEC periode 2015 -2019. Adapun indikator pengukuranya adalah RGEC yakni Risk (R) dengan rasio NPF dan FDR, Good Corporate Governance (G), Earnings (E) dengan rasio NOM, ROA, dan ROE serta Capital ( C ) dengan rasio CAR dengan penilaian menggunakan skala 1 sampai 5. Hasil penelitian menunjukan bahwa rasio NPF berada pada kisaran peringkat 2 dan 3. Rasio FDR berada pada peringkat 2 dan selalu konsisten. Good Corporate Governance selalu berada pada peringkat kategori 2 yakni sehat. Rasio NOM berada pada kisaran peringkat 3 dan 4. Rasio ROA berada pada rata-rata peringkat 3 dan 4. Rasio ROE juga berada pada rata-rata peringkat 3 dan 4. Rasio CAR berada pada peringkat 1 selalu. Untuk hasil penilaian RGEC secara komposit periode 2015 dan 2016 berada dalam kategori sehat (komposit 2) sedangkan periode 2017-2019 berada dalam kategori cukup sehat (komposit 3).
Copyrights © 2021