Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara terjadinya fenomena El Niño dengan kekeringan meteorologis serta dampaknya terhadap produksi padi di Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan data curah hujan bulanan 45 pos hujan di Provinsi Bali selama periode 1987-2017 dan data anomali Suhu Permukaan Laut (SPL) tahun 2000-2017. Untuk mengetahui tingkat kekeringan wilayah digunakan metode Standardized Precipitation Index (SPI) yang dihitung dari data pos hujan kemudian dilakukan analisis menggunakan metode koefisien korelasi. Hasilnya bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara kekeringan meteorologis di Provinsi Bali dengan terjadinya fenomena El Niño. Produktivitas padi pada tahun terjadinya El Niño menunjukkan kecenderungan mengalami penurunan saat tahun El Niño sedang dan El Niño lemah, dimana saat El Niño sedang menunjukkan kecenderungan penurunan yang lebih signifikan.
Copyrights © 2021