Pandemi covid 19 merubah berbagai aspek kehidupan setiap orang terutama aspek sosial, aspek kesehatan , aspek ekonomiĀ dan aspek pendidikan. Kehidupan new normal merupakan anjuran bahkan paksaan dari pemerintah. New normal merupakan penyesuaian baru terhadap pola hidup. Secara sosial setiap orang harus beradaptasi dengan beraktivitas dan bekerja dimana harus mengurangi kontak fisik dengan orang lain, menghindari kerumunan serta bekerja dan belajar dari rumah. Proses penyesuian ini menimbulkan kepanikan dan ketakutan yang akan menyebabkan kecemasan yang apabila tidak diatasi maka akan menyebabkan abnormalitas. Resiliensi merupakan salah satu hal yang mampu dan bisa menurunkan tingkat kecemasan akibat covid 19 terutama resiliensi yang dimiliki oleh keluarga . Keluarga merupakan tempat yang pertama dan utama untuk menghadapi new normal life. Berdasarkan pemaparan d iatas penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kecemasan keluarga dan peran resiliensi keluarga terhadap penurunan kecemasan di era new normal. Penelitian menggunakan mix metode yaitu menggabungkan antara kuantitatif dan kualitatif dengan teknik purpossive sampling. Sampelnya adalah 30 keluarga dengan kriteria : keluarga muda, memiliki minimal 2 anak, ekonomi menengah kebawah, pernah trauma Tsunami /konflik. Pengumpulan data menggunakan kuisoner dan wawancara mendalam. Hasil penelitian semakin tinggi resiliensi keluarga maka semakin rendah tingkat kecemasan dan resiliensi keluarga berperan dalam menurunkan tingkat kecemasan serta ada faktor-faktor lainnya yang mendukung seperti agama dan dukungan masyarakat.Kata Kunci : Resiliensi keluarga, kecemasan
Copyrights © 2021