Pustaka : Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya
Vol 21 No 2 (2021)

Dinamika Pemajemukan Dengan Morfem Unik Dalam Bahasa Bali

Ni Made Sri Ramayanti (Universitas Udayana)



Article Info

Publish Date
21 Nov 2021

Abstract

Pembentukan kata terdiri atas afiksasi, perulangan, dan pemajemukan. Pemajemukan merupakan proses pembentukan kata melalui proses morfologis yang melibatkan morfem-morfem sebagai unsur penyusunnya. Jenis-jenis morfem yang terlibat dapat berupa morfem bebas, morfem pangkal, dan morfem unik. Dalam penelitian ini, yang menjadi titik fokus kajian adalah pemajemukan dengan morfem unik yang mengalami dinamika (mengalami perubahan dari segi unsur–unsur penyusunnya). Teori yang diterapkan dalam penelitian ini adalah teori morfologi generatif yang dimodifikasi oleh Dardjowidjojo dari teori yang diungkapkan oleh Scalise. Data penelitian adalah gabungan kata yang mengalami proses pemajemukan. Data dikumpulkan dari karya sastra modern dan hasil penelitian terdahulu mengenai pemajemukan. Data dikumpulkan dengan metode simak bebas libat cakap, yang diikuti dengan teknik catat sebagai teknik lanjutan. Analisis data dilakukan dengan metode agih yang dikembangkan dengan teknik bagi unsur langsung sebagai teknik dasar. Teknik lesap, teknik ganti, dan teknik ulang merupakan teknik lanjutan. Hasil analisis data disajikan dengan menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemajemukan dengan morfem unik dalam bahasa Bali dewasa ini senantiasa mengalami dinamika. Kecenderungannya mengarah pada berubahnya morfem unik menjadi morfem bebas. Seperti misalnya morfem unik dedet, kini telah menjadi morfem bebas. Karena telah bisa berdiri sendiri dalam satuan kalimat

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

pustaka

Publisher

Subject

Humanities

Description

Pustaka: Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, merupakan jurnal yang memuat artikel hasil penelitian serta kajian ilmiah di bidang sastra, Bahasa, dan Budaya. Terbit dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para peneliti, dosen, mahasiswa dan para praktisi ...