Komunikasi merupakan suatu proses sosial yang mendasar dalam kehidupan manusia. Dalam berkomunikasi sering kali menemukan hambatan dalam proses penyampaian pesan. Khususnya berkomunikasi dengan seorang penyandang tunarungu yang mengalami gangguan pada pendengaran. Mengajar anak tunarungu diperlukan strategi tersendiri dalam penggunaan media pembelajaran. Apalagi selama pandemi Covid-19 dibutuhkan media pembelajaran yang efektif dari seorang guru kepada siswa tunarungu dalam mengajar dan memberikan intruksi pengetahuan sesuai dengan kurikulum yang ada disekolah. Salah satunya yaitu penggunaan media komunikasi nonverbal baik dilakukan dalam jaringan ataupun luar jaringan selama pandemi. Metode penelitian ini menggunakan pola penelitian deskriptif dan studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bawah media komunikasi guru dalam proses belajar mengajar terhadap siswa penyandang tunarungu selama pandemi di SDLB Shanti Kosala Mas Trip adalah berbentuk buku LKS yang telah dimodifikasi oleh guru sesuai tingkat ketunaan siswa dan Handphone sebagai alat dan sarana guru dengan siswa dan wali murid dalam proses pembelajaran selama pandemi agar tetap terjalin secara efektif. Sedangkan media yang digunakan yaitu internet dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp, Zoom Meeting dan Google Classroom.
Copyrights © 2021