Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh implementasi kebijakan SIMDA terhadap efektivitas kerja bendahara pengeluaran di Pemerintah Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi dan studi lapangan yang dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner terhadap 37 responden, sedangkan analisis data menggunakan analisis jalur, dikarenakan penulis ingin mengetahui pengaruh dari tiap dimensi impelentasi kebijakan SIMDA terhadap efektivitas kerja bendahara pengeluaran. Hasil penelitian diperoleh data bahwa implementasi kebijakan SIMDA berpengaruh terhadap efektivitas kerja bendahara pengeluaran sebesar 75,3%, dan sisanya yaitu 24,7% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Dari ke empat dimensi dalam variabel Implementasi Kebijakan SIMDA, secara parsial seluruh dimensi berpengaruh terhadap efektivitas kerja bendahara, dimensi dari variabel implementasi Kebijakan SIMDA yang mempunyai pengaruh paling kuat terhadap efektivitas kerja bendahara adalah dimensi komunikasi
Copyrights © 2021