Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi segala sektor didunia ini termasuk sektor pendidikan. Siswa-siswi di Sekolah Menengah Pertama juga harus ikut melakukan pembelajaran daring sehingga berbagai persoalan muncul mulai dari pola pikir siswa hingga sikap siswa yang semuanya diakibatkan oleh proses model pembelajaran tersebut. Dalam hal ini sikap yang dimaksud adalah sikap positif atau menerima dan sikap negatif atau menolak. Dampak negatif yaitu siswa-siswi kesulitan belajar secara teknis akibat pembelajaran online, namun banyak pula dampak positif yaitu meningkatkan keterampilan terkait penggunaan teknologi, komunikasi sosial dan perilaku kesehatan. Dari hal tersebut penulis melakukan penelitian dengan judul membuat sebuah sistem klasifikasi sikap murid selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan pada sistem klasifikasi ini adalah Naïve Bayes dimana metode ini dapat berjalan dengan baik pada kasus yang digunakan. Alat perancangan menggunakan yang digunakan adalah UML, dan pengujian sistem menggunakan pengujian black box, dimana pengujian memperlihatkan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik tanpa ada kesalahan fungsi utama, setelah dilakukan implementasi manual terkait dengan kasus yang kami angkat menggunakan metode Naïve Bayes juga terlihat bahwa nilai dari data dapat diproses dengan baik dan menghasilkan sebuah klasifikasi sikap positif atau negatif pada seorang siswa.
Copyrights © 2021