World Health Organization (WHO) melaporkan cedera anak dan remaja di bawah usia 18 tahun merupakan masalah kesehatan utama di masyarakat. Olahraga basket merupakan materi pembelajaran wajib di sekolah menengah pertama (SMP) melalui pelajaran pendidikan jasmani. Kejadian cedera pada olahraga basket memiliki peringkat ketiga setelah bola kaki dan bola tangan. Program latihan keseimbangan sebagai usaha pencegahan terjadinya cedera terbukti mengurangi postural sway, meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan strategi keseimbangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh program latihan keseimbangan Metode Vladimir Janda terhadap kekuatan otot pada siswa laki-laki SMP Negeri 15 Medan .Desain penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan nonrandomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa laki-laki usia 12-15 tahun yang mengikuti ekstrakurikuler basket. Subjek terdiri dari 11 orang kontrol dan 11 orang perlakuan. Subjek kelompok kontrol dan perlakuan melakukan olahraga basket 2 kali seminggu selama 50 menit. Latihan keseimbangan metode Vladimir Janda dilakukan selama 5 minggu dan terdiri dari 5 Fase. Fase I-IV dilaksanakan 5 kali seminggu, sedangkan Fase V dilakukan 3 kali seminggu dan tiap sesi berdurasi 10 menit. Kekuatan otot otot dorsi fleksor pergelangan kaki dan plantar fleksor pergelangan kaki diukur dengan leg dynamometer. Uji statistik yang digunakan adalah Independent t-test. Hasil penelitian didapatkan kekuatan otot dorsi fleksor pergelangan kaki (37,91%) dan plantar fleksor pergelangan kaki (16,21%) yang berbeda bermakna secara statistik (p<0,05). Kesimpulan penelitian yaitu latihan keseimbangan metode Vladimir Janda dapat meningkatkan kekuatan otot dorsi fleksor pergelangan kaki dan plantar fleksor pergelangan kaki.
Copyrights © 2021