Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program police 4.0 menggunakan aplikasi TACS untuk membantu pengajuan klaim asuransi korban laka. Penggunaan aplikasi TACS di wilayah hukum Polres Jember dimulai sejak bulan April 2020, namun pengajuan klaim asuransi yang berhasil dilakukan melalui aplikasi hanya tercatat 179 dari total 832 korban laka. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor penyebab sehingga tidak mencapai tujuan yang diharapkan. Hal ini memerlukan optimalisasi peran Unit Laka sebagai unit yang memiliki tanggung jawab dalam pelayanan dan kepastian hukum pada korban laka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran umum penggunaan TACS di wilayah hukum Polres Jember, upaya optimalisasi peran unit laka dalam penggunaan aplikasi dan menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan peran Unit Laka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis, serta teknik pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan Unit Laka telah dinilai baik dalam menjalankan perannya dengan jumlah personil yang minim, namun belum optimal dalam memaksimalkan pemahaman seluruh anggota unit terkait aplikasi TACS karena belum adanya pelatihan berkala serta belum adanya penguatan kesepahaman antar instansi dan sosialisasi terhadap masyarakat terkait aplikasi TACS. Belum adanya alokasi anggaran untuk perbaikan sarana maupun penyelenggaraan sosialisasi guna mendukung peningkatan penggunaan aplikasi TACS serta pihak instansi rumah sakit juga tidak mengarahkan dalam proses pengajuan klaim asuransi melalui aplikasi TACS.
Copyrights © 2021