INTISARI Latar Belakang: Antenatal care (ANC) selama kehamilan untuk mendeteksi dini terjadinya resiko tinggi terhadap kehamilan dan persalinan juga dapat menurunkan angka kematian ibu dan memantau keadaan janin. Idealnya bila tiap wanita hamil mau memeriksa kehamilanya, bertujuan untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang mungkin ada yang akan timbul pada kehamilan tersebut secara cepat diketahuinya dan segera dapat di atasi sebelum berpengaruh tidak baik terhadap kehamilan tersebut dengan melakukan pemeriksaan antenatal. Tujuan Penelitian: Mengetahui Hubungan Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil Dengan Berat Badan Bayi Lahir Di Puskesmas Baamang II Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross sectional. Jumlah sampel 87 responden yang menggunakan teknik sample random sampling dari data sekunder. Variabel bebas Lingkar Lengan Atas dan variabel terikat Berat Badan Bayi Lahir dengan menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil: Hasil analisis menunjukan bahwa dari 87 responden mayoritas ibu dengan LILA yang kategori resiko tinggi (<23,5 cm) 50 responden (57,5%) dan LILA ibu yang kategoti tidak resiko tinggi (>23,5 cm) 37 responden (42,5%). Ada terdapat hubungan yang signifikan Lingkar Lengan Atas ibu hamil dengan berat badan bayi lahir karena ? value = 0,039. Simpulan: Pada penelitian terdapat hubungan yang signifikan Lingkar lengan atas ibu hamil dengan berat badan bayi lahir di Puskesmas Baamang II Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Kata Kunci: Lingkar Lengan, Ibu Hamil, Berat Badan Bayi Lahir.
Copyrights © 2021