Kemunculan pandemi COVID-19 seiring dengan berjalannya waktu terus mengalami peningkatan jumlah pasien yang terkonfirmasi. Tingginya kasus tersebut tentunya akan mempengaruhi kondisi perawat sebagai tenaga kesehatan. RSUD Dr Ratulangi Tondano sendiri merupakan salah satu rumah sakit yang merawat pasien terkonfirmasi di Sulawesi Utara, hal tersebut tak jarang menimbulkan Stres saat bekerja hingga tanpa disadari perawat bisa mengalami burnout syndrome. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan burnout syndrome dimasa pandemi COVID-19 pada perawat RSUD Dr Sam Ratulangi Tondano. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan cross-sectional design. Lokasi penelitian di RSUD Dr Sam Ratulangi Tondano dengan pengambilan data menggunakan purposive sampling n = 40 responden, pengambilan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis mengenai hubungan antara stres kerja dan burnout syndrome didapatkan P = 0,001 dengan nilai korelasi = 0,518. Terdapat hubungan antara Stres kerja dengan burnout syndrome di masa pandemi COVID-19 dimana semakin tinggi tingkat stres kerja maka akan mempengaruhi kejadian burnout syndrome.
Copyrights © 2021