Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap kebijakan hutang perusahaan. Penelitian ini berdasarkan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Wahidahwati (2001) yang menemukan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh terhadap kebijakan hutang perusahaan untuk mengurangi konflik keagenan. Fokus dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang teradaftar di BEI. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dan diperoleh 57 sampel perusahaan selama tiga tahun. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda.
Copyrights © 2021