This study aims to describe the usefulness of the sound in the humor stickers used on WA social media. This research focuses on sound utilization techniques used in humor stickers in WA to produce humor and sound utilization techniques that are often used by humor sticker writers. The method used is descriptive qualitative with a semantic approach. The data source used was stickers in the WA group of UIN students collected from January-February 2021 using the listening and note-taking technique according to the concept (Mahsun, 2014). Technique of changing sound in humor uses theory (Wijana, 2003). The results showed that of the 100 humor stickers in the WA group, UIN students used various sound utilization techniques. There are five techniques used in WA stickers, namely substitution, impregnation, addition, permutation, and lengthening techniques. The most widely used substitution techniques are 35% consonant substitution, 25% vowel substitution, 24% impingement, 10% addition, 4% permutation, and 2% elongation. The technique of using sound in humorous stickers in WA that is used is dominated by nouns that turn into adjectives, there are other variations but not as many as nouns that are converted into adjectives. In addition, the use of words is widely used rather than phrases and sentences in humorous stickers in WA. General themed stickers do not show the theme of young people who are disappointed, hurt, bullied, or single even though the stickers are taken from the student WA group. Keywords: sound utilization, stickers, humor AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permanfaatn bunyi dalam stiker humor yang digunakan di media sosial WA. Penilitian ini berfokus pada teknik-teknik pemanfaatan bunyi yang digunakan dalam stiker humor di WA untuk menghasilkan humor dan teknik pemanfaatan bunyi yang sering digunakan oleh penulis stiker humor. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik. Sumber data yang digunakan adalah stiker di grup WA mahasiswa UIN yang dikumpulkan dari Januari—Februari 2021dengan menggunakan teknik simak dan catat sesuai dengan konsep (Mahsun, 2014). Teknik perubahan bunyi dalam humor menggunakan teori (Wijana, 2003). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 stiker humor yang terdapat di grup WA mahasiswa UIN menggunakan teknik pemanfaatan bunyi yang bervariasi. Ada lima teknik yang digunakan dalam stiker WA, yaitu teknik substitusi, pelesapan, penambahan, permutasi, dan pemanjangan. Teknik substitusi yang paling banyak digunakan adalah substitusi konsonan 35%, substitusi vokal 25%, pelesapan 24%, penambahan 10%, permutasi 4%, dan pemanjangan 2%. Teknik pemanfaatan bunyi dalam stiker humor di WA yang digunakan didominasi nomina yang berubah menjadi adjektiva, ada variasi lain tetapi tidak sebanyak nomina yang diubah menjadi adjektiva. Selain itu, Pemanfaatan kata banyak digunakan daripada frasa dan kalimat dalam stiker humor di WA. Stiker bertema umum tidak menunjukkan tema anak muda yang sedang kecewa, sakit hati, dirisak, atau sedang jomlo meskipun stiker diambil dari grup WA mahasiswa
Copyrights © 2021