DEMOCRATIA
Vol 1, No 2 (2013)

Partisipasi Politik Masyarakat Dalam Pilpres (Pemilihan Presiden Tahun 2009)

Kurniasih, Dwi Ari ( IKIP Veteran Semarang)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2014

Abstract

Setiap lima tahunan Indonesia meyelenggarakan hajatan politik, baik pemilihan legislatif yaitu memilih DPRD, yang terbagi menjadi DPRD Kota, Kab, ataupun DPRD pusat, juga menegadakan pemilihan Presiden.  Pada zaman sebelum reformasi pemilihan Presiden dilaksanakan dengan sistem pemilihan secara tidak langsung. Artinya, pemilihan yang dilaksanakan oleh DPR RI terhadap calon Presiden tersebut. Beriring dengan perkembangan zaman, pemilihan Presiden dilaksanakan dengan sistem pemilihan langsung. Sudah dua kali Indonesia melaksanakan pemilihan Presiden secara langsung. Didalam pemilihan Presiden secara langsung diharapkan partisipasi politik masyarakat terhadap pemilihan tersebut. Partisipasi ini sangat penting dikarenakan menentukan sukses tidaknya penyelengggaraan pemilihan. Berdasarkan latar belakang inilah penulisan penelitian dilaksanakan. Penelitian ini dilaksanakan di desa Nongkosawit. Desa Nongkosawit merupakan salah satui desa yang terdapat di Kota Semarang. Pemilihan desa Nongkosawit dikarenakan adanya kemudahan yang penulis dapatkan. Dalam daftar pemilih tetap sebanyak 813 calon pemilih. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifar kualitatif deskriptif. Artinya penelitian yang menjelaskan apa yang terjadi dengan pendekatan bukan angka. Hasil penelitian ini dijelaskan dengan kalimat. Pengumpulan data dilasanakan denag cara wawancara dan dokumentasi. Kemudian hasil yang didapatkan tersebut dianalisis. Analisa yang dilaksanakan adalah analisis deskriptif. Partisipasi masyarakat desa Nongkosawit dalam pemilihan Presiden Tahun 2009, mencerminkan hasil pemilihan secara nasional. Parstipasi masyarakan desa Nongkosawit dalam pemilihan Presiden Tahun 2009 secara umum menurun bila dibandingkan dengan pemilihan Tahun 2004. Ada beberapa hal yang mendasari yaitu kejenuhan dan seringnya terjadi pemilihan yang dilaksanakan serta tidak banyaknya membawa perubahan dalam kehidupan nyata masyarakat. Hasil dari pemilihan Presiden Tahun 2009, dimana pasangan SBY-Budiono mendapatkan 400 suara atau 61%. Suara pasangan Megawati-Prabowo 164 suara atau 25%. Sedangkan  pasangan Yusuf Kalla-Wiranto 59 suara atau 9%. Suara yang rusak mencapai 33 atau 5%. Surat suara yang tidak terpakai sebanyak 249 kertas suara. Kata Kunci : pilpres, pemilihan, partisipasi politik

Copyrights © 2013