Perkembangan penggunaan Teknologi Informasi (TI) semakin meningkat, termasuk pada sektor pemerintahan. Salah satu urgensi yang terdapat pada sektor pemerintahan adalah layanan kearsipan. Hal tersebut dapat dilihat melalui bagaimana proses bisnis pada suatu organisasi harus didokumentasikan untuk menyelamatkan nilai informasi yang ada didalam proses bisnis organisasi tersebut. Sesuai dengan arahan gubernur Jawa Timur, Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) dibuat untuk mendukung proses bisnis pada pemerintah provinsi Jawa Timur dibawah naungan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur. Namun pada proses implementasinya ditemukan permasalahan yang mempengaruhi aktifitas proses bisnis, yaitu masih minimnya penggunaan aplikasi TNDE di pemerintah provinsi Jawa Timur dihitung dari total keseluruhan target pengguna aplikasi. Untuk itu penulisian artikel ini ditujukan untuk merancang sebuah alat pengukuran untuk mengukur tingkat kapabilitas proses Build, Acquire and Implement 07 atau BAI07 pada TNDE Jawa menggunakan standar Cobit 5. Penelitian ini menghasilkan kertas kerja yang menjadi alat ukur tingkat kapabilitas proses BAI07 pada TNDE yang berdasar pada Process Assessment Model pada Cobit 5 khususnya domain BAI07. Dengan dilakukannya perancangan alat ukur ini diharapkan dapat diketahui permasalahan pada proses bisnis yang dijalankan serta rekomendasi untuk perbaikan dari permasalahan tersebut sehingga proses bisnis yang dijalankan sejalan dengan tujuan bisnis yang diinginkan oleh organisasi terkait.
Copyrights © 2021