Tanpa adanya persediaan, perusahaan akan mengalami kendala karena tidak dapat memenuhi permintaan dari pelanggan serta akan kehilangan kesempatan untuk memperoleh keuntungan. tujuan penelitian adalah Mengetahui pelaksanaan pengendalian persediaan yang telah berjalan dan hasil dari penerapan metode sistem Q dan metode sistem P, sehingga dapat menyusun rencana persediaan bahan baku yang ekonomis di Industri Tempe Leo Malang. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan dua jenis data yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Dimana data kuantitatif yang didapatkan berupa data persediaan bahan baku kedelai dan data biaya-biaya persediaan yang digunakan sehingga data tersebut diolah dengan metode sistem Q dan metode sistem P, sedangkan data kualitatif yang didapatkan berupa pengamatan secara langsung dilapangan, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan didapatkan total biaya persediaan menurut kebijakan perusahaan sebesar Rp 5.109.000, sedangkan total biaya persediaan menggunakan metode sistem Q sebesar Rp 807.302 dengan rincian q sebesar 788,438 kuintal dan r sebesar 4,5414 kuintal, dan total persediaan menggunakan metode sistem P sebesar Rp 401.123 dengan rincian R sebesar Rp 790,3147 kuintal dan T sebesar 0,447. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode sistem P menghasilkan total biaya persediaan yang terkecil dan optimal.
Copyrights © 2021