Tradisi menre’ bola baru merupakan tradisi membaca doa dalam memasuki rumah baru yang dipimpin oleh sandro bola (pendoa). Upacara ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta atas berkat dan rahmat-Nya. Tradisi menre’ bola baru ini, dilakukan oleh masyarakat Bugis di Desa Sencalang secara turun temurun khususnya masyarakat Bugis yang ada di daerah tersebut. Tradisi ini bertujuan memperoleh berkah, kesehatan dan keselamatan kepada si pemilik rumah selama menempati rumah barunya. Penelitian ini, merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa tradisi menre’ bola baru ternyata dalam kurun waktu sampai sekarang sudah mengalami perubahan dalam pelaksanaannya seperti, pada saat menghidangkan hidangan makanan. Nilai-nilai yang terkandung dalam upacara menre’ bola baru tersebut adalah nilai silaturahmi, nilai kebersamaan, nilai gotong-royong, dan tolong menolong. Implikasi dari penelitian ini adalah sebagai salah satu warisan budaya nusantara sudah menjadi kewajiban untuk merawat dan melestarikan kebudayaan suku Bugis dengan cara menghormati, menghargai, dan mempertahankan budaya tersebut karena memiliki nilai-nilai yang terdapat dalam tradisi suku Bugis.
Copyrights © 2021