Matematika sebagai sebuah ilmu, mengunggulkan sisi kognifif dan cenderung mengabaikan konteks social peserta didik dalam proses pembelajarannya. Agar matematika mampu memberikan makna bagi peserta didik, maka proses pembelajaranya perlu dikontruksi dengan menerapkan pembelajaran yang memanfaatkan budaya yang berkembang di sekitar lingkungan siswa. Tulisan ini, mengkaji aspek-aspek pengetahuan budaya lokal dan matematika. Berdasarkan berbagai penelitian yang diperoleh dari literatur, penulis menyimpulkan bahwa untuk memperkaya konteks matematika, siswa harus diberdayakan melalui pengintegrasian konten matematika dan budaya yang sesuai dengan pengalaman hidup mereka sehingga dapat mengarah pada keberhasilan belajar matematika.
Copyrights © 2021