Police Studies Review
Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review

OPTIMALISASI DIKMAS LANTAS OLEH UNIT DIKYASA SATUAN LALU LINTAS DALAM MENCEGAH PELANGGARAN LALU LINTAS PADA PELAJAR DI WILAYAH HUKUM POLRES BOGOR

Mahafidz Sultan (Akademi Kepolisian Republik Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2019

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih tingginya angka pelanggaran lalu lintas pada pelajar di wilayah hukum Polres Bogor. Kesadaran dari para pelajar masih kurang, sehingga Satlantas Polres Bogor melakukan program Dikmas Lantas yang dilakukan oleh Unit Dikyasa kepada kalangan pelajar dengan harapan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan dari pelajar akan pentingnya tertib dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polres Bogor. Rumusan permasalahan yaitu Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih tingginya angka pelanggaran lalu lintas yang dilanggar oleh kalangan pelajar di wilayah hukum Polres Bogor dan Kesadaran dari para pelajar masih kurang. Tujuan penulisan yaitu guna mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan kegiatan Dikmas Lantas oleh Unit Dikyasa dalam mencegah pelanggaran lalu lintas pada pelajar di wilayah hukum Polres Bogor. Untuk mendeskripsikan dan mengoptimalkan kendala apa yang dihadapi saat pelaksanaan Dikmas Lantas terhadap kalangan pelajar. Untukr mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Dikmas Lantas oleh Unit Dikyasa dalam mencegah pelanggaran lalu lintas pada pada pelajar diwilayah hukum Polres Bogor.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Dikmas Lantas melalui pemberian materi yang dilakukan oleh Unit Dikyasa melalui program DIkmas Lantas dari suatu proses perencanaan kepada kalangan pelajar dengan mengelompokkan penyuluhan kepada kalangan pelajar yaitu Police Goes to School, Polsanak , safety riding dan memberikan himbauan di radio. Program Dikmas terhadap kalangan pelajar dengan maksud memberikan sikap disiplin serta tata tertib kamseltibcar lantas kepada pelajar sejak dini. Namun masih ditemukan kendala yaitu kurangnya jumlah personel, kurangnya kuantitas dan kompetensi anggota, alokasi dana Unit DIkyasa, kurangnya sarana dan prasarana, dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap peraturan lalu lintas. Faktor yang menghambat yaitu faktor sumber daya manusia, anggaran, dan perencanaan. Sedangkan faktor pendukung kualitas anggota dan dukungan fungsi lain atau kerjasama lintas sektoral. Walaupun sudah dilaksanakannya kegiatan Dikmaslantas oleh Unitdikyasa untuk mencegah pelanggaran lalu lintas akan tetapi masih saja masyarakat Kabupaten Bogor seringkali melakukan pelanggaran lalu lintas. Saran penelitian ini adalah penulis menyarankan untuk anggota Unit Dikyasa pemberian pendidikan kejuruan (Dikjur), penambahan personel, dan penambahan sarpras, guna mendorong pelaksanaan tugas pada anggota sendiri untuk mewujudkan kinerja yang efektif dan efisien. Kata Kunci : Optimalisasi, Dikmas Lantas, Pelanggaran Lalu Lintas, dan Unit Dikyasa.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

psr

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Police Studies Review is a double blind peer-reviewed journal published by Indonesian National Police Academy (Akademi Kepolisian Republik ...