Fenomena pelanggaran lallu lintas yang semakin marak terjadi saat ini membuat kehiduoan masyarakat yang aman dant tertib tidak dapat terciptakan, apalagi dalam kasus ini para pelajar yang menjadi objek dalam pelanggaran lalu lintas tersebut. Pengawasan yang dilakukan oleh orang tua dan guru yang ada disekolah tetap saja masih belum cukup dalam penanganan kepada para pelajar agar tidak melakukan pelanggaran lalu lintas. Cara yang paling efektif adalah dengan adanya kegiatan Dikmas Lantas yang dijadwalkan oleh Satlantas Polres Kendari. Tetapi walaupun telah terlaksananya kegiatan tersebut tetap saja masih belum bisa menurunkan angka pelanggara lalu lintas yang dilakukan oleh para pelajar. Konsep dan teori yang digunakan adalah teori manajemen POAC, teori komunikasi, dan teori motivasi. Hasil oenelitian menemukan bahwa kegiatan dikmas lantas Polres Kendari setelah dianalisis menggunakan teori manajemen POAC telah berjalan selama 2 bulan dan dinilai sebagai program yang dilaksanakan belum optimal karena masih terdapat kekurangan di setiap tahapan kegiatan dan terdapat manfaat dari sisi pengetahuan mengenai kegiatan dikmas lantas, bagaiman metode yang digunakan dalam dikmas, dan pengurangan angka pelanggaran lalu lintas oleh pelajar. Sedangkan factor-faktro yang menghambat adalah faktor lingkungan, faktor perilaku, dan juga pengaruh pemikiran pelajar yang dimana kurang mengetahui tentang peraturan berlalu lintas. Dalam penelitian ini telah dianalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat optimalisasi kegiatan dikmas lantas satlantas Polres Kendari terhadap pelajar untuk meningkatkan kamseltibcar yaitu dari sumber daya manusia, anggaran, metode, materil, mesin, dan market sebagai masukan untuk meningkatkan kinerja anggota unit dikyasa lantas di Polres Kendari maupun Polri. Beberapa poin yang disampaikan penulis dalam skripsi ini bertujuan untuk memberi saran untuk meningkatkan kinerja Satlantas Polres Kendari kedepannya. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis menyarankan agar anggota Unit Dikyasa di Polres Kendari dalam mengoptimalkan kegiatan dikmas lantas terhadap pelajar guna meningkatkan kamseltibcar harus melakukan pembenahan di sector SDM, memberikan pelatihan dan sekolah untuk anggota lantas yang di unit dikyasa agar bisa melakukank kegiatan dikmas lantas kepada para pelajar dengan memanfaatkan teknologi dan menyesuaikan dengan perkembangan jaman, tidak dengan metode yang monoton. Saran yang diajukan peneliti selanjutnya adalah menganalisis bagaimana pengetahuan para pelajar mengenai peraturan berlalu lintas.
Copyrights © 2021