Bahan baku kayu untuk pembuatan produk furnitur dan kerajinan (furnicraft) semakin terbatas jumlahnya karena lahan hutan penghasil kayu semakin menyusut. Oleh karena itu perlu dicari substitusi bahan baku kayu yang memenuhi spesifikasi teknis untuk produksi furnitur dan kerajinan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan teknis kayu kayumanis (cinnamon wood) untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan produk furnicraft. Hasil kajian menunjukkan bahwa kayu kayumanis layak sebagai bahan baku furnicraft. Diversifikasi material ini akan mendapatkan bahan baku yang masih melimpah dan harga lebih murah.
Copyrights © 2021