Penelitian ini membahas mengenai resepsi studi living hadis dalam film “Kaya Tapi Missqueen” melalui sebuah bentuk penyajian audio visual yang diunggah pada Channel Youtube Islamidotco. Film ini merupakan film pendek yang bernuansa komedi dan terselip ajaran Islam berupa hadis Nabi, Melalui teori resepsi. Tulisan ini mencoba memaparkan fenomena resepsi living hadis yang disajikan dalam film “Kaya Tapi Missqueen”. Penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan resepsi oleh Ahmad Rafiq yang membaginya menjadi tiga resepsi. 1) resepsi eksegesis terbentuk dalam penyampaian hadis apa adannya tanpa penambahan yang lebih dalam; 2) resepsi estetis yang tertuang ketika Pardi (pemeran utama) mendapatkan keadaan Ilahiyah ketika bermimpi diminta pertanggung jawaban hartanya oleh malaikat dialam kubur; 3) resepsi fungsional yang terdapat pada adegan dimana pardi bersyukur dan sadar bahwa hartanya hanya titipan dan akan diminta pertanggung jawabannya.
Copyrights © 2021