Actinomycetes termasuk kelompok mikroorganisme prokariotik yang telah lama dimanfaatkan dalam berbagai bidang industri karena kemampuannya untuk menghasilkan metabolit primer dan sekunder yang sangat beragam. Di alam, kelompok mikroorganisme ini paling banyak hidup di tanah namun telah berhasil diisolasi pula dari dalam tubuh makhluk hidup sebagai organisme endofitik. Pada penelitian ini, isolasi Actinomycetes Endofitik telah berhasil dilakukan dari perakaran Mangrove yang hidup di perairan pantai Oesapa, kota Kupang. Proses isolasi menghasilkan 3 isolat Actinomycetes Endofitik, yaitu: isolat A11, A12 dan A2, yang kemudian dilanjutkan ke tahapan skrining untuk melihat kemampuan katalitiknya dalam mendegradasi substrat selulosa, amilum, lipid dan protein. Berdasarkan hasil uji skrining, ketiga isolat memiliki minimal salah satu dari enzim hidrolitik yang diujikan. Isolat A11 menunjukkan hasil uji positif terhadap enzim Amilase yang tinggi dan juga terhadap enzim Lipase. Isolat A12 menunjukkan hasil uji positif terhadap enzim Amilase yang tinggi dan juga terhadap enzim Lipase dan Protease. Isolat A2 mengandung keempat enzim hidrolitik yang diujikan sehingga dapat dianggap sebagai jenis isolat yang paling ideal apabila akan dikembangkan produktivitas enzim hidrolitiknya untuk dikembangkan sebagai imbuhan pakan ternak (feed additives). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan juga kontribusi bagi pengembangan komoditas peternakan di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi NTT misalnya melalui pengembangan produk pakan ternak berkualitas yang memanfaatkan sumber daya lokal.
Copyrights © 2021