Perencanaan sistim drainase pada jalan yang baik dapat mengalirkan air hujan dengan baik. Pada perencanaan yang buruk berakibat air akan tertahan atau genamgan di badan jalan. Genangan air pada kawasan jalan tersebut dan menjadi penyebab terganggunya kelancaran lalu lintas kendaraan. Permasalahan genangan banjir pada kawasan jalan lingkar Wonorejo-Kedungjajang Kabupaten Lumajang ini juga dipicu oleh ketidak mampuan saluran jalan yang berfungsi menampung debit air banjir yang terjadi pada kawasan jalan tersebut. Maka diperlukan kajian berkenaan evaluasi saluran drainase pada jalan lingkar di perkotaan dengan studi kasus jalan Wonorejo-Kedungjajang Kabupaten Lumajang. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Debit banjir yang terjadi pada ruas Jalan Wonorejo – Kedungjajang, berdasarkan hasil analisa hidrologi, Debit banjir rencana untuk kala ulang 2 tahun sebesar 0.062 m3/dtk. Desain saluran draenase dengan dimensi saluran drainase dengan lebar dasar saluran (b) = 0,20 m, tinggi Air (h) = 0,20 m, tinggi jagaan (w) = 0,20 m dengan tinggi saluran (H) = 0,40 m. Disarankan agar tidak terjadi limpasan debit banjir pada ruas Jalan Wonorejo - Kedungjajang, maka Pemerintah Daerah harus mengambil tindakan untuk mencegah luapan banjir yang terjadi pada ruas Jalan Wonorejo – Kedungjajang dengan membangun jaringan draenase untuk mengalirkan debit banjir yang terjadi setiap musim hujan.
Copyrights © 2021