Tekstil serat daun nanas sebagai produk fashion secara visual tidak mengalami perubahan yang signifikan, adanya tekstil serat daun nanas tiruan, harga jual tekstil yang murah, serta kejenuhan akan desain tekstil tersebut membuat minat masyarakat terhadap tekstil ini mengalami penurunan yang berimbas pada penjualan tekstil serta produktifitas pengrajin. Penelitian ini berupaya mengembangkan desain tekstil untuk mendapatkan alternatif tekstil serat daun nanas yang lebih inovatif dan memiliki nilai jual tinggi. Untuk tujuan tersebut penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan. Dari analisa eksperimen diketahui bahwa serat daun nanas memiliki kemampuan dipilin menjadi benang berbagai ukuran. Perpaduan benang serat daun nanas dengan sutera, voscose, dan katun ditambah aplikasi benang perak menambah kesan eksklusif. Sedangkan untuk pembuatan motif, teknik sisipan pada anyaman polos istimewa mampu menghasilkan tekstur kain yang unik dan inovatif. Tekstil serat daun nanas dapat dijadikan produk fashion yang elegan dan bernilai jual tinggi.
Copyrights © 2021