Peningkatan kebutuhan air telah menimbulkan eksploitasi sumberdaya air secara berlebihan, sehingga mengakibatkan penurunan daya dukung lingkungan. Peningkatan kegiatan ekonomi di Kabupaten Jember juga mendorong terjadinya peningkatan kebutuhan sumberdaya air. Hal ini menjadi penyebab adanya proses trade of terhadap komoditas air. Fenomena kelangkaan terhadap sumberdaya air di Kabupaten Jember mendorong perilaku atau kebijakan yang dapat mendukung keseimbangan antara kondisi ekonomi dan ekologi dalam pengelolaan sumberdaya alam air. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan Model Kelembagaan Tata Kelola Sumberdaya Air Tanah Berkelanjutan. Hasil dari penelitian ini adalah Model tata kelola sumberdaya air tanah di Desa Sumberjati yang berkelanjutan berbentuk pemanfaatan barang publik menjadi barang privat untuk meningkatkan nilai tambah berkelanjutan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). common property resources harus dikelola secara bersama-sama oleh masyarakat melalui BUM Desa untuk menghindari inefisiensi dan konflik dalam menjadikan pengelolaan sumberdaya tersebut secara berkelanjutan.
Copyrights © 2019