Diabetes melitus merupakan penyakit kencing manis yang termasuk kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemi karena kelainan sekresi, kerja insulin atau keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam diabetik terhadap kadar gula darah pada lansia penderita diabetes melitus di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pasuruan yang berlokasi di Babat Kabupaten Lamongan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan desain Pra- eksperimental (one-group pra-post test design) dengan uji T-Test menggunakan SPSS 16. Besar sampel 10 responden dan teknik total sampling dimana sampelnya adalah lansia penderita diabetes melitus di di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pasuruan yang berlokasi di Babat Kabupaten Lamongan. Hasil penelitian menunjukan kadar gula darah responden sebelum dilakukan senam diabetik sebagian besar tinggi yaitu 10 responden (100%), kadar gula darah setelah dilakukan senam diabetik pre-diabet yaitu 7 responden (70%), tinggi 3 responden (30%). Didapatkan p = 0.008, diamana p < 0,05 sehingga H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh antara kadar gula darah sebelum dan sesudah diberikan senam diabetik. Hal ini menunjukan bahwa senam diabetik bisa menurunkan kadar gula darah penderita diabetes melitus, namun ada faktor lain yang ikut mempengaruhi diabetes melitus yaitu: keturunan. Kata Kunci: Senam Diabetik, Kadar Gula Darah, Diabetes Melitus.
Copyrights © 2016