E-SOSPOL
Vol 8 No 1 (2021): Concept and Cooperation

Keputusan Presiden Jokowi Menjadikan Poros Maritim Dunia Sebagai Agenda Utama Kebijakan Luar Negeri Indonesia Periode 2014 - 2019

Pahlawan, Adhytia (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Dec 2021

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Wilayah kedaulatannya terdiri dari 70 persen wilayah perairan. Terletak di posisi geografis yang strategis menjadikan wilayah perairan Indonesia dilalui oleh jalur pelayaran internasional. Tidak dikelolanya sektor kelautan oleh Pemerintah Indonesia dari masa ke masa menyebabkan ketertinggalan pada sektor maritim. Situasi ini menjadikan Indonesia rentan terhadap sengketa perbatasan dan ancaman keamanan yang menyebabkan instabilitas dalam negeri dan kawasan. Di sisi lain, fenomena berpindahnya geopolitik Amerika Serikat ke kawasan Asia Pasifik, dan dominasi kekuatan China di kawasan menyebabkan timbulnya potensi konflik yang menambah ancaman instabilitas kawasan, terlebih Indonesia berada di tengah – tengah kepentingan tersebut. Setelah sekian lama sektor maritim Indonesia kurang diperhatikan, Presiden Jokowi terpilih sebagai Presiden RI ke-7 dengan membawa visi Poros Maritim Dunia. Hadirnya visi maritim yang dibawa oleh Presiden Jokowi pada pemerintahannya membawa harapan bagi Indonesia untuk memperoleh peran yang lebih besar dalam rezim internasional.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

E-SOS

Publisher

Subject

Environmental Science Social Sciences

Description

ELECTRONICAL JOURNAL OF SOCIAL AND POLITICAL SCIENCES (E-SOSPOL) is a fully open access peer-reviewed scholarly journal that addresses legal issues and questions arising in Indonesia and the Global World Wide. This journal aspires to provide a public policy, administrative, sociology, taxation, ...