Jejaring Administrasi Publik (JAP)
Vol. 13 No. 2 (2021): Jejaring Administrasi Publik

Strategi Interkultural dan Kebutuhan Pelatihan Kompetensi Komunikasi Antar Budaya Bagi Ekspatriat Untuk Pengembangan Sumber Daya Manusia

Imam Busthomi (Mahasiswa Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya)



Article Info

Publish Date
16 Dec 2021

Abstract

AbstrakDi era global seperti ini sudah menjadi hal yang lumrah bahwa setiap negara berkembang membutuhkan jasa ekspatriat untuk membangun sebuah perusahaan menjadi lebih berkembang. Persaingan global telah tiba dan diperlukan kerjasama antar negara dalam hal tenaga kerja. Tidak mudah bekerja di negara yang bukan negara asal. Setiap negara tentunya memiliki karakter dan budaya yang berbeda-beda. Perbedaan budaya membuat para ekspatriat mengalami kesulitan dalam berinteraksi, serta menghambat produktifitas kerja bagi para ekspatriat. Komunikasi, interaksi, dan perjumpaan antarbudaya terjadi setiap saat. Keberdaan teknologi memperluas kemampuan orang di seluruh dunia untuk terhubung satu sama lain kepentingan Bisnis atau kebutuhan liburan. Seorang ekspatriat bekerja sebagai tenaga kerja multikultural dan berinteraksi dengan orang-orang dari budaya lain, sehingga keterampilan komunikasi dan kemampuan berinteraksi yang efektif menjadi salah satu kunci keberhasilan seorang ekspatriat yang ditugaskan di luar negeri. Artikel ini menyoroti pentingnya kesadaran interkultural dan kebutuhan akan pelatihan kompetensi komunikasi antar budaya untuk perusahaan lokal dan multinasional. Selain itu kerjasama dan sinergi antarbudaya menjadi aspek penting. Perusahaan yang memiliki kompetensi interkultural akan mampu mensukseskan dan mempertahankan kesuksesan dalam bisnis global. Budaya berperan penting dalam mengaktualisasikan kemampuan terbaik karyawan dan membuat mereka tetap betah berada di organisasi dimana mereka bekerja. Ekspatriat yang berasal dari suatu negara ketika bekerja di negara lain belum tentu dapat berhasil, ini karena adanya perbedaan budaya, oleh karenanya, para ekspatriat membutuhkan adaptasi. Artikel ini membahas tentang bagaimana ekspatriat Cina dengan rekan kerjanya dari Pakistan, bagaimana ekspatriat Amerika beradaptasi dengan budaya kerja di Sekolah Internasional di Salatiga. Tujuan artikel ini untuk menggali apa saja permasalahan dan kesulitan yang dihadapai para ekspatriat baik ekspatriat Cina di Pakistan maupun Ekspatriat Amerika di sekolah Internasional di Salatiga, serta bagaimana cara mengatasi ekspatriat perbedaan budaya tersebut.  

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JAP

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jejaring Administrasi Publik (JAP) adalah jurnal dengan akses terbuka dan peer-review jurnal. Tujuan dari JAP adalah untuk menerbitkan artikel-artikel kritis dan orisinal yang memajukan pemahaman teoritis, praktik administrasi negara/publik melalui penelitian. Jurnal JAP mendorong, dan terbuka pada ...