Jurnal Farmasi Udayana
Vol. 10, No 2, Tahun 2021

Evaluasi Jamu untuk Terapi Komplementer pada Pasien COVID-19 di Kabupaten Bondowoso

Siti Mudaliana (Unknown)
Rasmono Rasmono (Unknown)
Dyaninta Yudhiarini (Unknown)
Retno Indriatie (Unknown)
Selvy Anggraeni (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2021

Abstract

Banyaknya pasien covid-19 di Kabupaten Bondowoso menyebabkan dikeluarkannya edaran tentang pemanfaatan kearifan lokal untuk membantu mengatasinya. P4TO Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso kemudian mengeluarkan ramuan jamu sebagai terapi komplementer untuk pasien covid-19 yang sedang dirawat di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas jamu yang digunakan pada terapi komplementer tersebut. Untuk pengujian kualitas dilakukan uji organoleptis, kadar air, kandungan fitokimia, kadar antioksidan, pemeriksaan cemaran mikroba, dan aktivitas antibakteri dari ramuan jamu yang terdiri dari temu mangga, rosela, kayu manis, secang, dan pandan suji. Hasil pengujian menunjukkan konsistensi organoleptis, sedangkan kadar air di atas nilai yang dipersyaratkan, yaitu ?10%. Pengujian kandungan fitokimia secara kuantitatif menunjukkan jamu tersebut mengandung flavonoid dan alkaloid, dengan total flavonoid, total fenol, dan nilai IC50 hasil uji DPPH berturut-turut adalah 1,86; 31,26 mg/gram dan 8,57 ppm. Untuk pengujian mikrobiologi diketahui tidak ada cemaran mikroba yang berarti. Pengujian aktivitas antibakteri menunjukkan tidak ada aktivitas antibakteri. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa “jamu anti-corona” yang digunakan sebagai terapi komplementer di Kabupaten Bondowoso secara kualitas bagus dan memiliki nilai antioksidan yang tinggi.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jfu

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmasi Udayana merupakan jurnal elektronik yang dikelola oleh jurusan Farmasi FMIPA Udayana. Jurnal ini yang merupakan media publikasi penelitian dan review article pada semua aspek ilmu farmasi yang bersifat inovatif , kreatif, original dan didasarkan pada scientific. Artikel yang dimuat ...