Jihbiz: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah
Vol 1 No 2 (2017)

Islamic Hedging, Spekulasi atau Manajemen Risiko? (Analisis Kritik terhadap Islamic Hedging)

Fatturroyhan Fatturroyhan (Universitas Darussalam Gontor, Siman, Ponorogo, Indonesia)
Royyan Ramdhani Djayusman (Universitas Darussalam Gontor, Siman, Ponorogo, Indonesia)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2017

Abstract

Permasalahan fluktuatif nilai tukar mata uang menyebabkan tergeraknya para ekonom keuangan konvensional melaksanakan hedging dalam bentuk kontrak-kontrak derivatif untuk menghindari risiko yang diakibatkan dari fluktuasi mata uang. Para ekonom Muslim, dalam menawarkan reformasi hedging mainstream dengan menghilangkan unsur-unsur pelanggaran syari’ah dan memasukkan akad-akad syari’ah ke dalamnya. Namun demikian, apakah unsur-unsur penyebab dilarangnya hedging sudah dieliminasi secara menyeluruh. Tulisan ini mencoba mendiskusikan permasalahan Islamic hedging, untuk dapat menawarkan solusi dari permasalahan tersebut. Penelitian ini adalah jenis penelitian literatur, metode analisis kritik pemikiran dengan menggunakan metode induktif dalam menemukan konsep Islamic hedging secara umum. Kemudian, dijelaskan dengan menggunakan metode deskriptif dengan analisis kritik sebagai kritikan terhadap Islamic hedging. Kesimpulan akhir dari tulisan ini adalah Islamic investment funds dan cadangan risiko nilai tukar sebagai alternatif dari Islamic hedging yang ternyata belum sepenuhnya mengeliminasi unsur-unsur gharar, riba dan maysir dan dapat dikatakan bahwa Islamic hedging adalah bentuk spekulasi.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jihbiz

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

JIHBIZ: Journal of Islamic Economics, Finance, and Banking has a focus study on Islamic economics, Islamic finance, and Islamic banking. While the scope of studies in this journal includes: Islamic Economics: Islamic economics thought, national Islamic economy strategies, the ecosystem of shariah ...