Farmaka
Vol 19, No 4 (2021): Farmaka (Suplemen)

REVIEW ARTIKEL : FENOMENA PANIC BUYING TERHADAP OBAT-OBATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

NATA RIMANA FADILA (Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran)
Holis Abdul Holik (Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2021

Abstract

Penyakit Coronavirus 2019 atau disebut juga COVID-19 merupakan infeksi saluran pernapasan yang muncul pertama kali di Tiongkok, China pada bulan Desember 2019 yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Selama pendemi ini berlangsung, timbul suatu fenomena yang berdampak pada perilaku manusia yaitu fenomena panic buying. Pemicu timbulnya panic buying karena rasa takut masyarakat akan kelangkaan dan kekurangan sediaan obat yang dibutuhkan. Selain obat-obatan untuk mengobati COVID-19 terdapat obat-obatan lainnya yang juga mengalami kenaikan permintaan seperti obat antihipertensi, antidiabetes, obat pernapasan dan antidepressan. Tujuan review artikel ini yaitu untuk melihat dampak dari fenomena panic buying terhadap ketersediaan obat-obatan di pasaran dengan metode pencarian studi lieratur menggunakan sumber artikel ilmiah. Hasil yang didapatkan adalah akibat terjadinya fenomena panic buying, beberapa produk obat yang dapat mencegah dan mengobati COVID-19 seperti obat antibiotik, antivirus dan vitamin mengalami kekosongan karena lonjaknya permintaan masyarakat.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...