Farmaka
Vol 19, No 4 (2021): Farmaka (Suplemen)

REVIEW: EFEK ANGIOTENSIN CONVERTING ENZYME INHIBITOR (ACEI) DAN ANGIOTENSIN RECEPTOR BLOCKER (ARB) SEBAGAI KARDIOPROTEKTOR TERHADAP CARDIOVASCULAR EVENTS

AGATHA VIKA PURWANINGTYAS (Universitas Padjadjaran)
Melisa Intan Barliana (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2021

Abstract

Sebagai obat kardioprotektif, Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACEI) dan Angiotensin Receptor Blocker (ARB) digunakan untuk mencegah penyakit kardiovaskular dan mengkontrol tekanan darah. Meskipun telah banyak penelitian yang mempelajari efek ACEI dan ARB, kesetaraan efektivitas antara ACEI dan ARB masih menjadi perdebatan. ACEI diyakini lebih efektif dibandingkan ARB pada berbagai pasien dengan penyakit kardiovaskular. Artikel ini mengulas mekanisme efek ACEI dan ARB sebagai kardioprotektor, serta perbandingan efek ACEI dan ARB terhadap cardiovascular events. Penelusuran artikel dilakukan melalui google scholar dan NCBI. ACEI bekerja dengan menghambat pembentukan angiotensin II yang mampu menyebabkan disfungsi endotel, thrombosis, inflamasi, vasokonstriksi, remodeling, dan disrupsi plak. ARB memberikan hambatan pada terjadinya ikatan antara angiotensin II, baik yang diproduksi dari jalur ACE maupun non-ACE dengan reseptor angiotensin II subtipe 1 (AT1), sehingga ARB lebih efektif dalam mengendalikan tekanan darah. Namun, ARB tidak mengurangi kadar angiotensin II dalam tubuh. ACEI dan ARB tidak berbeda signifikan dalam pencegahan cardiovascular events. ACEI merupakan pilihan pertama, sedangkan ARB digunakan pada intoleransi ACEI karena ARB dapat ditoleransi lebih baik dan dikaitkan dengan kepatuhan pengobatan yang lebih besar.Kata Kunci: ACEI, ARB, kardioprotektor, cardiovascular events.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...