Orang Tionghoa Indonesia sering dikaitkan dengan bisnis, khususnya bisnis keluarga. Namun banyak bisnis keluarga yang tidak memiliki perencanaan suksesi yang matang dan akhirnya terancam tutup karena tidak mampu meneruskan ke generasi selanjutnya. Dalam penelitian ini, penulis ingin menganalisis bagaimana minat mahasiswa Universitas Kristen Petra Angkatan 2017 terhadap meneruskan bisnis keluarga Tionghoa berdasarkan teori fase perkembangan minat. Data penelitian diperoleh dari seleksi kuesioner dan hasil wawancara dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan minat mahasiswa dikategorikan menjadi minat situasional dan minat individual. Pada minat situasional adanya kesamaan antara jurusan yang mereka pelajari dengan bisnis yang dijalankan tidak menentukan mereka untuk mau atau tidaknya mewarisi bisnis keluarga. Namun adanya prospek bisnis yang bagus dalam jangka panjang dan juga relasi yang sudah dibangun orang tua dapat memicu minat mahasiswa untuk mewarisi bisnis keluarga. Perlu usaha atau dorongan untuk dapat mempertahankan ketertarikan mahasiswa, karena jika tidak mahasiswa bisa berubah menjadi tidak berminat. Sedangkan pada minat individual, memiliki pengalaman dan pengetahuan yang berhubungan dengan bisnis keluarga secara perlahan dapat menumbuhkan dan mengembangkan minat mahasiswa untuk mau meneruskan bisnis keluarga.
Copyrights © 2022