Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh pemberian pollard berprobiotik pada ransum pakan ayam kampung super terhadap pemanfaatan protein ransum. Materi yang digunakan pada penelitian adalah 96 ekor ayam kampung super umur 1 hari (unsex) dengan bobot badan ± 40g. Ransum basal penelitian mengandung energi metabolis (EM) sebesar 3001 kkal/kg dan protein kasar (PK) sebesar 17%. Penelitian dirancang dengan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. T0 sebagai ransum kontrol, T1 ransum dengan kandungan pollard berprobiotik sebanyak 10%, T2 ransum dengan kandungan pollard berprobiotik sebanyak 20%, dan T3 ransum dengan kandungan pollard berprobiotik sebanyak 30%. Penelitian dirancang dengan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. T0 sebagai ransum kontrol, T1 ransum dengan kandungan pollard berprobiotik sebanyak 10%, T2 ransum dengan kandungan pollard berprobiotik sebanyak 20%, dan T3 ransum dengan kandungan pollard berprobiotik sebanyak 30%. Parameter yang diamati yaitu rentensi nitrogen dan massa protein daging ayam kampung super pada periode starter dan finisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pollard berprobiotik menunjukkan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap massa protein daging ayam di setiap periode sedangkan retensi protein pada ayam tidak menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P>0,05). Simpulan penelitian adalah pemberian level pollard berprobiotik sebesar 30% pada ransum ayam kampung mampu meningkatkan pemanfaatan protein ransum walaupun retensi protein yang dihasilkan sama.
Copyrights © 2021